Life is a survival game

Kayak yang udah aku ceritain sebelumnya, aku punya keluarga angkat di tempat aku mengabdi Kampung Long Pahangai, Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu, Provinsi Kalimantan Timur. (Harus lengkap dong, biar yang baca tau hehe).

Soal keluarga angkat ini bukanlah hal yang langka disana, dan itu membuat aku agak kaget (ini lho yang namanya cultural shock, hehe) Jadi memang ada beberapa saat dimana para pendatang itu dijadikan anak angkat dari penduduk sekitar. Bukan Status semata, tapi memang perlakuan mereka juga memang seperti keluarga yang sebenarmya; Yang mana ini berbeda banget dengan mitos bahwa orang dayak itu kasar, makan orang, dan sebagainya, itu amat sangat salah.

Bagi yang belum pernah ketemu atau ngeliat orang dayak langsung mungkin bisa liat di google atau bagusnya lagi langsung dateng ke Kalimantan aja sekalian, hehe, karena lewat google kalian hanya bisa lihat fisik mereka tapi belum bisa merasakan kebaikan hati mereka (😁)

Oke saatnya mulai, ada total 20 orang yang dapet nama baru, tapi yang 8 itu beda kecamtan jadi aku lebih fokus ke yang 12 aja, here we go (Btw, namnaya diurutin dari yang paling tua dulu)

Tingang Juk

Guru PGSD spesialis Matematika ini adalah yang paling eksis dan narsis, tapi ya sudahlah ya....
Mengaku punya relasi di luar negeri dan banyak koneksi dalam negeri juga, hmm gimana ya gambarin dia,,, aku (dan kayaknya semua orang juga sih) sering bingung tentang apa yang dia omongin, entah dia sendiri paham dengan apa yang dia omongin atau nggak.

Savang Juk

Hobi travelling, mendaki, jalan-jalan, intinya jarang dirumah gitu. Lulusan Ekonomi Akuntansi tapi jadi guru IPS di SMP. Di Long Pahangai sering banget Jogging bareng adek-adeknya murid-muridnya, dan juga main Badminton. Kata mamak, Savang itu udah mirip banget orang dayak kayan, dari kemampuannya sehari-hari, dan dari namanya juga.

Himang Juk

Anak Tunggal yang tidak manja, well ini karena sependek yang aku tahu kebanyakan anak tunggal itu manja. Tapi Himang gak mungkin bisa sampai Kalimantan kalo dia manja kan,,,
Kemampuan masaknya berkembang seiring perantauan. Dihapal mamak karena sambal buatannya, oke infonya emang random banget. Suka banget nyanyi dan olahraga, makanya dia punya beberapa fans disana. Secara fisik memang lumayan karena dia mantan resepsionis bank juga, sekilas keliahatan kayak anak Olahraga tapi sebenernya dia lulusan Sosiologi Antropologi.

Lung Juk

Yang paling sensitif tapi juga yang paling caring diantara yang lain, mungkin karena itu dia dipanggil umi (btw, dia cowok). Pembawaannya agak serem kalo lagi ngajar matematika tapi sebenernya dia baik hati. Pemikiran orang ke dia pasti langsung berubah kalo liat dia nari lagu JKT48 (Lagu favorit gomen ne summer)
Kadang suka galau sendiri tapi mungkin itu karena dia kebanyakan mikirin orang lain daripada dirinya sendiri (?) atau mikirin masa depan, atau mikirin utang, aku gak tau yang mana tapi yang jelas suka banget sama lagu-lagunya mytha.

Lalang Juk

Teteh teteh yang mukanya ga terlalu kayak teteh teteh karena emang dia cuman setengah sunda.
Dia yang jadi bendahara dan mengatur pengeluaran kami. Hobi ngabisin PLTS sekolah (ups, sori teh keceplosan). Walopun gak keliatan kayak gitu, tapi dia adalah guru olahraga SD. Hobi bergosip makanya dia kenal dengan emak emak di kampung.
Pemburu diskonan apalagi kalo ada diskon penerbangan gitu. Suka banget main Plant vs zombie di laptop orang.

Dawing Juk

Chef utama dan yang paling jago masak diantara yang lain. satu-satunya pemilik double deegre juga, yaitu yang Ppkn dan ilmu perpustakaan. Mengklaim bahwa dia memiliki kaki barbie dan bodi seksi. 
Cowok (?) ini paling ahli soal lagu dangdut diantara kami, bukan cuman lagunya, tapi juga goyangnya lho

Ping Juk

Titisan Evi Masamba ini ditakuti murid-muridnya karena pembawaannya yang galak dan suaranya yang lantang (walaupun begitu mereka tetep sayang kamu kok kakak ping 😂). Kombinasi orang Jawa dan Sulawesi tap lebih banyak sulawesinya sih karena emang lebih lama disana. 100% jago Geografi dan jago masak juga.

Silau Juk

Sesuai namanya, guru Bahasa Inggris yang satu ini memiliki aura yang menyilaukan orang-orang (???) hmmm, entahlah. digemari dari anak-anak sampe bapak-bapak juga. namanya didapat karena waktu dikasih nama dia ngambil foto dan nenek Huring yang ngasih nama ngerasa Silau ahirnya diberikanlah nama Silau ini.... 😂

Belawing Juk

Totally Bugis to the bone lah, dari awal memang yang paling sering main dan bahkan paling akrab dengan penduduk sekitar. Mungkin dia nantinya akan merantau lagi kesini? Bisa jadi.
Paling rajin diajak mamak ke ladang karena memang cocok jadi orang sana (??)

Kelawing Juk

Kelawing dalam bahasa daerah sana artinya Bintang 😲
Walaupun pembawaannya halus dan kalem tapi dia pinter banget soal Zumba Dance. Disamping itu, dia juga pinter gambar dan desain juga. Satu-satunya yang dateng ke Long Pahangai dengan status bertunangan, apakah dia juga yang pertama berstatus menikah? we'll see..

Hanyeq Juk

jangan google 'jamieracle', pokoknya jangan.

Dew Juk

Bontot yang satu ini paling populer di kalangan cowok cowok SMANSA LOPA (secara cuman dia guru SM-3T cewek di sekolah itu) tapi selain itu dia adalah guru serabutan serba bisa karena mengajar beberapa mapel sekaligus walaupun sebenarnya dia dari jurusan Sejarah.

Sekian adalah deskripsi gak jelas dari Juk family, walopun gak ada yang beres tapi kayak kata teteh, orang yang ikut SM-3T itu kalo gak gila ya bodoh. Mungkin itu kesamaan di antara kami semua ya, tapi yang mana?

No comments:

Post a Comment

| Designed by Colorlib